Presiden FIA Persilahkan Ferrari Tinggalkan F1 Musim 2021    

  • Kamis, 15 Maret 2018 - 23:30:13 WIB | Di Baca : 2352 Kali

SeRiau – Presiden Federasi Internasional Automotive (FIA), Jean Todt, menegaskan bahwa Ferrari bebas untuk meninggalkan Formula One (F1) usai musim 2020. Ia mengaku tidak takut dengan ancaman yang dilontarkan presiden Ferrari, Sergio Marchionne sejak beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya FIA dan F1 Liberty Media mengungkapkan peraturan mesin yang diusulkan untuk musim 2021. Mereka merancang mesin yang memiliki suara lebih nyaring dan mengurangi kompleksitas serta mesin yang lebih ramah biaya.

FIA memang mendapatkan kritik besar-besaran dari beberapa tim papan atas F1. Bahkan, Ferrari telah beberapa kali mengeluarkan ancaman untuk keluar dari olahraga jika regulasi mesin untuk musim 2021 tetap diberlakukan.

Marchionne telah memperingatkan bahwa ancaman tersebut harus dianggap serius dan bukanlah sebuah gertakan sambal biasa. Meski demikian, Todt, tetap bersikukuh untuk menghadapi kritik atas perubahan yang diinginkan FIA dalam olahraga. Ia yakin sebuah kesepakatan akan tercapai pada waktunya.

tim yang berbasis di Maranello tersebut memang telah mendapatkan perlakuan khusus sejak 1980 –an saat masih dipimpin oleh sang pendiri, Enzo Ferrari. Todt percaya saat ini waktu telah berubah dan sangat tidak realistis bagi tim asal Italia tersebut untuk mempertahankan hak veto mereka dalam olahraga.

Keputusan Ferrari untuk menentang regulasi F1 bukan hanya kali ini dilakukan. Mereka sempat menggunakan hak veto mereka untuk memblokir rencana FIA dalam memperkenalkan harga maksimum untuk mesin dan gearbox pada musim 2015.

“Kenapa tidak? Kami memiliki tradisi ini dan kami memikirkannya. Pada saat Enzo Ferrari, mereka adalah satu-satunya tim yang menghasilkan sasis dan mesin, oleh sebab itu mereka membutuhkan perlindungan. Namun saat ini waktu telah berubah,” tegas Todt, sebagaimana diberitakan F1 Today, Kamis (15/3/2018).

“Jika Ferrari ingin meninggalkan olahraga, itu akan menjadi pilihan mereka. Mereka bisa melakukan apa saja yang mereka mau. Tentu saja saya berharap mereka tidak melakukannya, namun hal tersebut memang tidak bisa dikesampingkan,” tuntasnya.


sumber Okezone





Berita Terkait

Tulis Komentar